Bisakah Mencegah Kanker Pada Anak-anak? Apa Yang Patut Ortu Lakukan?

Posted by

Sekarang kami akan ulas terkait dengan Bisakah Mencegah Kanker Pada Anak-anak? Apa Yang Patut Ortu Lakukan?. Kanker pada si kecil gak bisa dielakkan. Namun sekurang-kurangnya kita bisa berjerih payah untuk membiasakan pola hidup yang menjauhkan si kecil terkena kanker di waktu-waktu yang akan datang. Data dari International Agency for Research on Cancer (IARC) yang menceritakan bahwa satu dari 600 anak bakal menderita kanker sebelum usianya ke 16 tahun. Di Indonesia pengidap kanker hingga 6% dari populasi atau sekitar 16.000.000 pasien dan 11.000 orang di antaranya ialah anak-anak.

Bisakah Mencegah  Kanker Pada Anak-anak? Apa Yang Patut Ortu Lakukan?

Bisakah Mencegah Kanker Pada Anak-anak? Apa Yang Patut Ortu Lakukan?

Beberapa usaha yang bisa dijalankan oleh orang tua agar anak-anak ‘terlindungi’ dari tertimpanya kanker. Metode-metode buat mengelakkan kanker semenjak umur anak-anak yakni sebagai berikut :

1. Ajarkan Pola Hidup Sehat

Pola hidup sehat ialah cara untuk memelihara kesehatan si kecil dan meluputkan mereka dari kanker. Gaya hidup sehat ini yaitu pondasi yang amat berpengaruh dalam mengurus kesehatan si kecil. Pola hidup sehat yang seharusnya dididik pada anak-anak meliputi :

  • Pola makan yang sehat antara lain dengan banyak menggunakan sayur dan buah-buahan.
  • Pola hidup bersih seumpama mengawasi rumah agar terhindar dari debu dan asap rokok
  • Olahraga teratur

Buah dan sayur mayur yang mengandung vitamin dan antioksidan bakal menolong anak-anak luput dari kanker. Anak yang biasa makan buah dan sayur sayuran juga punya resiko lebih kecil terkena kanker dibandingkan si kecil yang minim makan buah dan sayur. Gaya hidup sehat ini sepatutnya diajarkan oleh kawan-kawan semua sebagai ortu semenjak dini. Dan ortu juga semestinya bisa jadi teladan untuk buah hatinya.

Bisakah Mencegah Kanker Pada Anak-anak? Apa Yang Patut Ortu Lakukan?

2. Jangan Merokok

International Agency for Research on Cancer (IARC) yang menjelaskan bahwa orang tua yang merokok akan menambah resiko si kecil tertimpa hepatoblastoma yang sejenis dengan kanker paru yang tumbuh di usia belia. Mengisap rokok di dekat si kecil mewujudkan mereka jadi perokok pasif. Perokok pasif dan perokok aktif lebih berisiko terkena kanker paru. Selain itu mengisap rokok di sekitar si kecil akan memberikan anutan bagi mereka buat ikut serta mengisap rokok pula. Maka dari itu, jikalau tak dapat stop setidaknya jangan merokok di samping anak-anak ataupun daerah lain yang adalah zona aman dari asap rokok.

3. Memberi ASI (Air Susu Ibu)

Menyusui anak lebih dari 6 bulan, sekurang-kurangnya 9 bulan dapat menambah sistem ketahanan tubuh buah hati buat menghalau kanker yang terlihat di usia belia. Di samping dapat menahan anak-anak tertimpa kanker, riset menerangkan bahwa menyusui si kecil lebih lama bisa menghindarkan ibu dari terkena kanker payudara.

Bisakah Mencegah Kanker Pada Anak-anak? Apa Yang Patut Ortu Lakukan?

4. Batasi Asupan Garam dan Gula

Terlalu banyak garam bisa mencelakakan sel sehat, sedangkan gula dapat menjadi konsumsi buat sel kanker. Maka dari itu, batasi asupan gula dan garam pada makanan si kecil kalian. Daripada membeli masakan matang yang enggak terpantau tingkat gula dan garamnya, lebih baik memasak makanan sendiri di rumah yang dapat dipastikan kesehatannya.

5. Batasi Susu Sapi

Beberapa riset yang menguak bahwa susu sapi dan produk susu yang terkait dengan peningkatan resiko kanker. Sehingga makanan seperti keju, pizza, dan susu sapi kemasan atau segar dapat menambahkan risiko mengemukanya kanker. Sebaiknya jangan kasih si kecil terlalu banyak susu sapi atau produk susu.

Bisakah Mencegah Kanker Pada Anak-anak? Apa Yang Patut Ortu Lakukan?

6. Jangan Tinggal Dekat Jalan Raya

Riset di International Leukemia Conference membeberkan bahwa anak yang tinggal di dekat jalan raya atau pom bensin lebih beresiko dijangkiti kanker leukemia dibandingkan dengan buah hati yang engga tinggal di dekat jalan raya atau pom bensin.

7. Jauhi Pestisida atau Bahan Kimia Berbahaya

Jangan pernah memanfaatkan pestisida di sekitar rumah buat mencegah kesempatan buah hati tertimpa paparan pestisida. Eksperimen yang memperlihatkan bahwa tersentuh paparan pestisida bisa menambah mengemukanya risiko kanker pada anak, seperti leukemia dan kanker otak. Selama kehamilan hindari penggunaan produk yang mengandung racun atau beraroma yang terlalu menyengat.

Bisakah Mencegah Kanker Pada Anak-anak? Apa Yang Patut Ortu Lakukan?

8. Hindari Kegemukan Pada Si Kecil

Kontrol berat badan anak-anak dan upayakan agar si kecil enggak kegemukan atau obesitas. Penelitian yang menampakkan bahwa anak yang obesitas bakal lebih beresiko menderita kanker dibandingkan dengan si kecil dengan berat badan pas. Buah hati dengan berat badan berlebihan juga lebih beresiko terserang sakit.

9. Rumah Yang Sejahtera

Jadikan rumah sahabat semua menjadi kawasan yang mengasyikan. Stres dan depresi bisa mencetuska terjadinya kanker, sementara tawa bisa menguatkan sistem ketahanan tubuh. Untuk itu jadikan kondisi yang mengasyikan dan membahagiakan di rumah bagi anak-anak.

Bisakah Mencegah Kanker Pada Anak-anak? Apa Yang Patut Ortu Lakukan?

10. Hindari Radiasi Gadget

Pemanfaatan smartphone atau gadget juga bisa meningkatkan risiko terserang tumor otak sebesar 2,5 kali. Hal ini dikarenakan oleh zat karsiogenik penyebab kanker yang mencuat dari pemakaian hand phone atau gadget itu waktu terlalu lama dimanfaatkan. Indikasi awal yang umumnya tampak yakni pusing dan mual. Maka sedapat mungkin jauhkan buah hati dari penggunaan seluler|telpon pintar|telepon pintar|telepon genggam} atau gadget yang berlebihan.

Hal-hal di atas bisa menolong kita untuk menghindari timbulnya kanker pada buah hati. Ajari selalu si kecil kamu buat selalu hidup sehat dan aktif dalam menghindari kanker.

Sekian info terkait dengan Bisakah Mencegah Kanker Pada Anak-anak? Apa Yang Patut Ortu Lakukan?, semoga post ini mencerahkan Anda. Mohon post ini dishare supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.